SENIOR ASSOCIATES

SUAR SANUBARI, SH, LL.M

Suar memiliki gelar Sarjana Hukum (SH) dari Universitas Indonesia dan Master of Laws (LLM) di bidang Penyelesaian Sengketa Internasional dari Queen Mary University of London—yang diperoleh dengan beasiswa penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia.  

Sebelum bergabung dengan Rosetini & Partners, ia menjabat sebagai deputy managing partner di suatu firma hukum dengan fokus investasi dari Tiongkok di Indonesia. Suar pernah bekerja di firma hukum Indonesia yang terafiliasi dengan suatu firma hukum internasional dengan kategori Silver Circle, suatu firma hukum butik ternama dengan spesialisasi penyelesaian sengketa dan suatu firma hukum baru. Ia merupakan associate pertama yang dikirim dalam suatu program pertukaran ke firma hukum Singapura saat bekerja di firma hukum baru tersebut pada 2010.

Suar memiliki kualifikasi sebagai advokat Indonesia dan anggota dari Chartered Insitite of Arbitrators (CIArb). Keahlian khususnya terletak di bidang penyelesaian sengketa, termasuk litigasi dan arbitrase. Ia telah mewakili klien-klien dari berbagai industri dalam kasus-kasus besar yang kompleks dengan permasalahan-permasalahan yang melibatkan beberapa yurisdiksi di hadapan peradilan dan lembaga penegakan hukum Indonesia serta forum arbitrase internasional. Ia memiliki pemahaman budaya transnasional dalam menangani klien dan pihak lawan dari latar belakang yang berbeda.

Suar menulis dan mempublikasikan beberapa artikel mengenai litigasi dan penyelesaian sengketa di berbagai terbitan ternama. Disertasinya untuk memperoleh gelar LLM, Arbitrator’s Conduct on Social Media, dipublikasikan di Journal of International Dispute Settlement Vol. 8, Issue 3, September 2017 terbitan Oxford University Press

Di samping kehidupan profesionalnya sebagai pengacara, ia merupakan pelancong, pembaca, fotografer, dan pemain simulasi militer dengan airsoft. Ia berolahraga secara rutin untuk menjaga kebugaran fisik dan mentalnya.

Bahasa: Indonesia dan Inggris.